INFORAHAMUNA.COMBerita Muna, Data Muna, Cerita Kita
Jumat, 9 Oktober 2026
inforahamuna.com
INFORAHAMUNA
Berita Muna, Data Muna, Cerita Kita
Muna

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Kebakaran Rumah dan Kios di Muna, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Foto: Dokumentasi

INFORAHAMUNA.COM - Kebakaran melanda satu unit rumah sekaligus kios milik warga di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Jumat dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah barang berharga dan barang dagangan di dalam kios hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Pemilik kios, Hendri, mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut setelah dibangunkan warga sekitar pukul 04.30 Wita. Saat itu, api sudah membakar bagian rumah dan kios miliknya.

“Sekitar pukul 04.00 mungkin kejadiannya. Saya dibangunkan sekitar pukul 04.30 subuh. Waktu itu, bagian belakang sudah terbakar,” ujar Hendri.

Menurut Hendri, berdasarkan informasi awal yang diterimanya, api diduga pertama kali muncul dari bagian samping atau belakang rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui.

Hendri mengaku turut menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan memadamkan api yang terus membesar.

Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak terus meluas dan membakar bagian bangunan lainnya.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang berharga milik korban serta persediaan barang dagangan di dalam kios tidak dapat diselamatkan. Total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian maupun petugas pemadam kebakaran masih diperlukan untuk memastikan kronologi dan penyebab peristiwa tersebut.

Laporan: Redaksi